Istilah Bitcoin mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita karena beberapa tahun belakangan ini banyak sekali berita – berita di internet yang membahas tentang koin digital ini. Bukan hanya karena harganya yang selangit, tapi tekhnologi Blockchain yang dipakai memiliki keunggulan dibanding mata uang fisik.
Lalu bagaimana dengan Cryptocurrency? Mungkin masih banyak yang belum memahami apa itu cryptocurrency karena masih kalah pamor dengan si koin emas Bitcoin. Sebenarnya Bitcoin hanyalah salah satu dari sekian banyak koin digital yang ada. Selain Bitcoin, masih ada lagi litecoin, ethereum, doge coin, ripple, stellar dan ratusan koin lainnya.
Nah semua koin digital yang telah diciptakan tersebut namanya Cryptocurrency. Jadi Bitcoin merupakan bagian dari Cryptocurrency. Sedangkan koin lainnya sering disebut 'Alternative Coin' atau disebut Altcoin.

Arti Cryptocurrency

Cryptocurrency berasal dari 2 buah kata, yaitu cryptography dan currency. Cryptography merupakan kode rahasia dan currency berarti mata uang. Jadi Cryptocurrency merupakan mata uang digital yang menggunakan cryptography sebagai tekhnologinya. Teknologi cryptography diklaim memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi dan tidak dapat dipalsukan. Tekhnologi inilah yang sering disebut Blockchain.
Dengan berbagai keunggulan inilah perkembangan koin digital semakin marak. Banyak perusahaan dan para developer mengembangkan koin baru yang memiliki kosep – konsep unik.
Menurut CoinMarketCap, hingga saat ini (November 2018) sudah ada 2.080 Cryptocurrency yang telah diciptakan dan jumlah itu akan terus bertambah.

Bagaimana harga sebuah cryptocurrency ditentukan?

Sebenarnya tidak ada patokan harga khusus ketika sebuah koin diperkenalkan kepada publik. Penentu harga dari sebuah cryptocurrency adalah publik itu sendiri dari kekuatan jual dan beli. Semakin banyak investor yang membeli koin tersebut, maka harga semakin tinggi. Perusahaan bersama tim pengembangnya haruslah jeli menggarap potensi yang masih orisinil dan belum ada di koin lainnya agar bisa menarik para investor untuk membeli koin yang akan diluncurkan nantinya.
Maka tidak heran jika banyak koin – koin baru yang tumbang karena tidak memiliki konsep yang jelas dan unik sehingga tidak menarik minat investor.